Mengenali “Toxic Relationship” Dalam Keluarga Di Universitas Potensi Utama
Abstract
Keluarga yang saling menghargai, menghormati dan saling support adalah dambaan kita semua. Dan rumah merupakan tempat yang begitu aman dan nyaman untuk menjadi tempat tinggal kita bersama anggota keluarga. Namun enggak semua dari kita beruntung bisa mendapat hal-hal tersebut. Sejak masa anak-anak, remaja atau sudah berumah tangga, sebagian dari kita berada dalam keluarga yang malah membuatnya terhambat berkembang. Terjebak dalam lingkungan pasif yang menuntut begitu banyak hal untuk dijalani. Namun ya namanya kehidupan memang tidak selalu berjalan mulus seperti keinginan kita. Ada saja masalah yang terjadi, ada saja hambatan yang harus kita atasi. Apalagi dengan orang-orang yang paling dekat dengan kita, yaitu keluarga. Mulai dari masalah yang wajar, hingga yang tidak sehat. Dalam keluarga itu, berbagai macam masalah pasti akan terjadi, mulai dari pasangan suami istri, anak dengan orang tua, dan dengan saudara. Namun jika masalah yang terjadi terus menerus tanpa adanya solusi, yang membuat kita cemas, sedih, dan marah setiap memikirkannya. Bahkan membuat kita merasa harus mengurangi interaksi dan komunikasi dengan keluarga. Sehingga berada di luar rumah adalah pilihan yang tepat, untuk mencari kenyamanan di luar rumah. Hal tersebut menandakan bahwa kita sedang berada dalam keluarga yang beracun, atau biasa disebut toxic family. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah : 1. Sejauh mana keluarga memandang toxic relationship family?, 2) Bagaimana kemampuan keluarga dalam menimbulkan keluarga yang sehat? 3) Bagaimana kemampuan keluarga menciptakan keluarga yang harmonis? 4) Bagaimana hubungan aksi reaksi dan komunikasi antar anggota keluarga?. Metode yang dilakukan adalah a. Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta mahasiswa dan mahasiswi tentang Mengenali “Toxic Relationship” Dalam Keluarga Di Universitas Potensi Utama, b. Sikap yang baik ketika selesai penyampaian materi tersebut.. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan penyuluhan ini adalah, 1) Setelah penyuluhan adanya pemahaman mengenai makna dari “Mengenali “Toxic Relationship” Dalam Keluarga Di Universitas Potensi Utama didalam keluarga pada setiap peserta. Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta di Fakultas Psikologi Universitas Potensi Utama dalam memahami materi yang diberikan pada penyuluhan yang sudah diadakan dengan tema “Mengenali “Toxic Relationship” Dalam Keluarga Di Universitas Potensi Utama.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Barnett, O., Miller-Perrin, C., & Perrin, R. (2011). Family violence across the lifespan. Sage: Thousand Oaks, CA.
Cicchetti, D., & Toth, S.L. (2016). Child maltreatment and developmental psychopathology: A multi-level perspective. In D. Cicchetti (Ed.), Developmental psychopathology (3rd ed.). New York: Wiley.
Deitz, B. (2016). 10 Ways to Help a Friend in an Unhealthy Relationship
Jackson, A.M., Kissoon, N., & Greene, C. (2015). Aspects of abuse: Recognizing and responding to child maltreatment. Current Problems in Pediatric and Adolescent Health Care, 45, 58–70.
Minullina, A. F. (2018). Psychological Trauma of Children of Dysfunctional Families. The European Proceedings of Social and Behavioural Sciences, 10.
Saskara, I. P. A., & Ulio. (2020). Peran komunikasi keluarga dalam mengatasi “toxic parents” bagi kesehatan mental anak. Pratama
Smith, M. (2010). Good parenting: Making a difference. Early Human Development, 86 (11), pp.689-693.
Ginda. “Profil Orang Tua Sebagai Pendidik Dalam Perspektif Alqur’an.” Jurnal Sosial Budaya 8, no. 02 (2011): 209–218.
Nabila, Ermi. “Dampak Kekerasan Orang Tua Terhadap Perkembangan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini Di Desa Pajar Bulan Kabupaten Kaur.” Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (2020): 1–79.
Syafi’ah. “Peran Kedua Orang Tua Dan Keluarga (Tinjuan Psikologi Perkembangan Islam Dalam Membentuk Kepribadian Anak).” Jurnal Sosial Budaya 9, no. 1 (2012): 109–120.
Sari, Popy Puspita, Sumardi Sumardi, and Sima Mulyadi. “Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini.” Jurnal Paud Agapedia 4, no. 1 (2020): 157–170
Saskara, I Putu Adi, and Ulio SM. “Peran Komunikasi Keluarga Dalam Mengatasi ‘Toxic Parents’ Bagi Kesehatan Mental Anak.” Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Usia Dini 5, no. 2 (2020): 125–134.
F, Fidrayani, and Ismi Nisa Aulia. “Hubungan Prokrastinasi Akademik Dengan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas 5 Sd Al-Fath Cirendeu.” Indonesian Psychological Research 3, no. 1 (2021): 15–22.
Wati, Haunika. “Pengaruh Kekerasan Verbal Terhadap Kepercayaan Diri Anak Usia 4-6 Tahun Di Desa Talang Rio Kecamatan Air Rami Kabupatern Mukomuko” 8, no. 5 (2019): 55.
Vega, Asla De, Hapidin Hapidin, and Karnadi Karnadi. “Pengaruh Pola Asuh Dan Kekerasan Verbal Terhadap Kepercayaan Diri (Self-Confidence).” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 3, no. 2 (2019): 433.
Anggraini, Anggraini, Pudji Hartuti, and Afifatus Sholihah. “Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kepribadian Siswa Sma Di Kota Bengkulu.” Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling 1, no. 1 (2018): 10–18.
Asfiyah, Wardatul. “Pola Asuh Orang Tua Dalam Motivasi Belajar Anak.” Edification Journal 2, no. 2 (2020): 37–50
Dunham, Shea M., Shannon B. Dermer, and Jon Carlson. Poisonous Parenting: Toxic Relationships between Parents and Their Adult Children. Poisonous Parenting: Toxic Relationships Between Parents and Their Adult Children, 2012.
F, Fidrayani, and Ismi Nisa Aulia. “Hubungan Prokrastinasi Akademik Dengan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas 5 Sd Al-Fath Cirendeu.” Indonesian Psychological Research 3, no. 1 (2021): 15–22.
Filtri, Heleni. “PERKEMBANGANEMOSIONAL ANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN DITINJAU DARI IBU YANG BEKERJA Title.” PAUD Lectura: jurnal pendidkan anak usia dini 1, no. 1 (2017): 32–37.
Ibrahim, Andi, Asrul Haq Alang, Madi, Baharuddin, Muhammad Awar Ahmad, and Darmawati. “Metodologi Penelitian.” edited by Ilyas Ismail. Makassar: Gunadarma Ilmu, 2018.
Indrawati, Endang Sri, Darosy Endah Hyoscyamina, Novi Qonitatin, and Zaenal Abidin. “Profil Keluarga Disfungsional Pada Penyandang Masalah Sosial Di Kota Semarang.” Jurnal Psikologi Undip 13, no. 2 (2015): 120–132.
Jannah, Husnatul. “Bentuk Pola Asuh Orang Tua Dalam Menanamkan Perilaku Moral Pada Anak Usia Di Kecamatan Ampek Angkek.” Pesona PAUD 1 (2012): 257–258.
Nilda, Miftahul Janna, and Herianto. “Konsep Uji Validitas Dan Reliabilitas Dengan Menggunakan Spss,” no. 18210047 (2020).
Oktariani. “Dampak Toxic Parent s Dalam Kesehatan Mental Anak Impact of Toxic Parents on Children ’ s Mental Health.” Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan 2, no. 3 (2021): 215–222.
DOI: http://dx.doi.org/10.30700/jm.v3i2.1428
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Copyright (c) 2023 JUDIMAS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.